FUNGSI LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN  DALAM PEMBANGUNAN FISIK KELURAHAN SENGA KABUPATEN LUWU

Authors

  • Ahmadi Mattana Unversitas Puangrimaggalatung, Sengkang, Sulawesi-Selatan, Indonesia Author
  • Syamsiar Syamsiar Author
  • Jamal Qadar Author

Keywords:

LPMK Function, Implementation, Supervision, Physical Development

Abstract

This study examines the role of the Village Community Empowerment Institution (LPMK) in supporting physical development in Senga Sub-district, Belopa Sub-district, Luwu District. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. Five informants were involved, comprising a village head, two LPMK administrators, a community figure, and a business actor. The analysis focuses on LPMK’s functions in planning, implementation, and supervision of physical development, as well as identifying factors that hinder and support its performance. Data validity was ensured through triangulation, while analysis followed data reduction, presentation, and conclusion drawing procedures. The findings reveal that LPMK has not performed its functions optimally. Key inhibiting factors include limited financial resources and insufficient human resources, whereas supporting factors consist of community participation and social supervision. The study concludes that institutional strengthening, human resource development, and adequate budget allocation are essential to enhance LPMK’s effectiveness in physical development.

References

Adet, D. S., Fitryah, N., & Situmorang, L. (2023). Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam Pembangunan di Kampung Keay Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Barat. E-Journal Pembangunan Sosial, 1, 46–59.

Amalia, F. (2015). Efektivitas Fungsi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di Kelurahan Lembah Damai Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. JOM FISIP, 2(2).

Damaiwana. (2020). Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat pada Pembangunan Kelurahan Mamasa. MITZAL: Demokrasi, Komunikasi, dan Budaya, 5.

Djaelani, A. (2013). Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif. Majalah Ilmiah Penelitian, 20(1), 1–11.

Halim, R. S. A., Khambali, I., & Basyid, A. (n.d.). Model-Model Pemberdayaan Masyarakat. Pustaka Pesantren.

Ismail, I., dkk. (2023). Pedoman Penulisan Proposal (Usulan Penelitian) dan Tesis. Sengkang: Universitas Puangrimaggalatung.

Isyabillilah, E., & Gustaman, F. A. (2023). Implementasi Program Kerja Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kelurahan Taman Kota Madiun. Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 12(1), 1–16.

Kandow, C., dkk. (2017). Peranan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembangunan di Kelurahan Rumoong Bawah. Jurnal Eksekutif, 1(1), 1–3.

Kartasasmita, G. (1996). Power and Empowerment: Sebuah Telaah Mengenai Konsep Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Kosali, A. Y. (2020). Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) dalam Menggerakkan Masyarakat di Kelurahan Sako Palembang. Sumatera Selatan: Media Ekonomi dan Kewirausahaan.

Laily, E. I. N. (2015). Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan Partisipatif. Kebijakan dan Manajemen Publik, 3(3), 186–190.

Moleong, L. J. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2007 tentang Pedoman Penataan Lembaga Kemasyarakatan.

Prijono, O. S., & Pranarka, A. M. (1996). Pemberdayaan: Konsep, Kebijakan,dan Implementasi. Jakarta: CSIS.

Rauf, R., & Munaf, Y. (2015). Lembaga Kemasyarakatan Indonesia. Yogyakarta: Zanafa Publishing.

Salman, D. (2003). Konsep dan Kerangka Pemberdayaan Masyarakat. Dalam M. Singarimbun & S. Effendi (Eds.), Metodologi Penelitian Survei. Jakarta: LP3ES.

Sumaryadi, N. I. (2000). Perencanaan Pembangunan Daerah Otonomi dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: CV Cita Utama.

Theresia, A., Krisnha, dkk. (2015). Pembangunan berbasis Masyarakat. Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Wahyu Arbain, M. (2014). Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) dalam Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Muara Jawa Tengah Kecamatan Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara. E-Journal Ilmu Pemerintahan, 2(4), 3259–3272.

Yuvita, E. (2014). Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan dalam Perencanaan Pembangunan di Kelurahan Sungai Lekop Kecamatan Bintan Kabupaten Bintan. Jurnal UMRAH, 1(9), 51–70.

Downloads

Published

2026-02-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

FUNGSI LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN  DALAM PEMBANGUNAN FISIK KELURAHAN SENGA KABUPATEN LUWU. (2026). ASTACITA: Journal Bureaucracy and Public Policy, 1(1), 18-25. https://jurnal.bungazera.com/index.php/astacita/article/view/3

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.